Siapa sih warga Jogja yang belum pernah nyobain mie ayam goreng Mekaton??? Jangan ngaku hoby kuliner kalau belum pernah nyobain yang satu ini. Meskipun lokasinya cukup jauh dari pusat kota Jogja, tepatnya berada di Pasar Sri Katon, Dusun Sumokaton, Desa Margokaton, Kecamatan Sayegan, Kabupaten Sleman atau kurang lebih 15 kilometer di barat Kota Jogja. Adalah warung mie ayam sederhana yang berada di satu sudut pasar tradisional, selalu terlihat ramai oleh pembeli.

Warung bernama Mie Ayam Mekaton tersebut mempunyai menu spesial yakni mie ayam goreng yang membuatnya selalu ramai oleh pembeli. Warung yang telah ada sejak 15 tahun lalu ini adalah penjual mie ayam goreng pertama di wilayah Jogja. Namun yang belum pernah nyobain dan pengen nyobain rasa dari mie ayam mekaton ini harus dateng lebih awal, karena warung ini buka dari pukul 11.00 sd. 16.00 (namun sering pukul 14.00 sudah habis ludes tak bersisa loooooo…)

Dikutip dari hasil bincang-bincang dengan sang pemilik warung Pak Wanto “Pada saat pertama kali orang tua saya berjualan mie ayam goreng, di Jogja belum ada yang berjualan” yang saat ini meneruskan usaha mie ayam Mekaton. Lebih lanjut dia menceritakan ide untuk berjualan mie ayam goreng, karena orang tuanya dulu sempat lama bekerja di rumah makan masakan China saat merantau di Sumatera. Menurutnya, bumbu-bumbu yang digunakan untuk membuat mie ayam goreng sama dengan mie ayam kebanyakan. Tetapi yang sedikit membedakan adalah penggunaan merica bubuk di setiap piring mie ayam goreng.

Selain itu, hal spesial dari mie ayam Mekaton adalah mie yang selalu segar. Dalam sehari Wanto bisa membuat mie sebanyak enam kali. “Kami membuat mie tidak langsung banyak. Jika mie habis kami buat lagi, biar mie-nya fresh,” terangnya. Satu porsi mie ayam goreng berisikan mie beserta sawi yang diberi cincangan daging ayam dan di atasnya ditaburi bawang goreng.

Tekstur mie nya cukup kenyal dan rasanya gurih, berpadu dengan cincangan ayam yang rasanya gurih dan sedikit manis. Dalam sehari warung mie ayam yang buka dari jam 09.00 pagi hingga 02.00 siang ini bisa menjual antara 500 sampai 700 porsi mie ayam. Untuk porsi sebanyak itu Wanto harus menyiapkan setidaknya 50 kilogram ayam.

Selain menyediakan mie ayam goreng, mie ayam Mekaton juga menyediakan mie ayam kuah. Untuk masalah harga kamu tidak usah khawatir, karena satu porsi mie ayam (goreng maupun kuah) dapat dinikmati hanya dengan Rp 9.000. Meskipun selalu ramai didatangi pembeli dari berbagai wilayah di sekitar Yogyakarta, tetapi Wanto belum membuka cabang.

Arif (29) salah seorang karyawan swasta yang tinggal di kawasan Bambanglipuro Bantul mengatakan meskipun menempuh jarak yang cukup jauh dirinya merasa tidak rugi. “Walaupun perjalanan cukup jauh tapi sebanding dengan rasa mie ayamnya, terlebih di Jogja belum banyak yang jualan mie ayam goreng,” ungkapnya.

Comments

  • Rizal
    Reply

    Good info